Teknik Sampling II

1. Probability Sampling
>Simple Random Sampling: setiap elemen dari populasi telah diketahui dan mempunyai probabilitas yang sama untuk terpilih.

>Systematic Sampling: Sampel yang dipilih dengan cara memilih secara random titik awal dan memilih setiap elemen ke-i dari sampling frame.

>Cluster Sampling: Sampel yang dipilih dari populasi yang dibagi menjadi kelompok (area sampling) dan setiap unitnya dipilih secara acak.

>Startified Sampling: suatu sampel yang diambil dari beberapa level/strata yang terdapat dalam populasi

2. Non Probability Sampling
>Convienience Sampling: Sampel yang dipilih berdasarkan pertimbangan pewawancara dengan memilih orang pada waktu dan tempat tertentu, contoh, quisioner di majalah/koran, hanya disarankan untuk eksploratory riset.

>Judgmental Sampling: sampel yang dipilih berdasarkan pertimbangan peneliti karena dianggap sesuai dengan tujuan risetnya,

>Quota Sampling: terdapat dua tahap dalam memilih sampel
Tahap I  memilih katagori yang ada dalam populasi
Tahap II  menentukan jumlah sampel untuk setiap katagori

>Snowball Sampling: suatu sampel yang diambil secara berurutan dimana pada awal mengambil sampel menggunakan probability sampling selanjutnya responden yang pertama diminta memilih responden kedua dan seterusnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *