Keunikan Big Data

Ada sebuah cerita menarik yang saya dapatkan saat mengikuti training Big Data di Batam selama seminggu.

Salah seorang Pengajar bernama Dr. Metta, menceritakan beberapa waktu yang lalu ada seorang ahli Statistik bernama Andrew Pole yang bekerja disebuah perusahaan. Pole diminta oleh Departemen Pemasaran membuat sebuah model prediksi kehamilan untuk menentukan seseorang hamil atau tidak, berdasarkan kebiasan berbelanja, syaratnya konsumen tidak boleh tahu kalau sedang “Dimata-matai” 😁 Akhirnya jadilah MODEL PREDIKSINYA.
Hasil tersebut digunakan oleh bagian pemasaran untuk Iklan dan mengirimkan Kupon/Voucher kepada konsumen yang diprediksi Hamil untuk ditawarkan Pakaian Bayi dan perlengkapan melahirkan.
Namun, beberapa waktu kemudian, ada seorang Bapak2 datang ke perusahaan itu MARAH-MARAH kepada manager pemasaran, “Putriku menerima kupon ini, melalui pos! Padahal dia masih SMA, dan Perusahaan ini mengirimkan kupon untuk Pakaian dan perlengkapan Bayi, APA MAKSUDNYA?Apakah Anda Ingin Anak Saya Hamil!??. ” Akhirnya Manager itu memohon Maaf kepada Bapak itu atas kesalahan pengiriman

Menariknya, Selang beberapa bulan kemudian, Bapak Itu menelpon kembali ke Perusahaan ini, dengan sedikit malu menyampaikan permohonan maaf, Ternyata anaknya betul-betul Hamil, dan Ayahnya belum mengetahuinya.

Inilah Ilmu Data Mining, seseorang bisa diprediksi aktifitasnya kedepan, berdasarkan kebiasan sebelumnya, Yang Jelas ini bukan Ilmu Nujum ya 😊. Jadi berhati-hatilah dengan kebiasan Anda di Medsos, jika Anda update status sedang bersepada, kemudian muncul Iklan tentang sepeda diberanda kita, yakinlah Anda sedang “Dimata-matai” 😁

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *