The Fed removed large uncertainty dan Saham pilihan Bulan ini

Hai Silahkan di baca saat waktu luang

 

Keputusan the Fed menaikkan suku bunga pada FOMC meeting kemarin dan sinyal kenaikan 2 kali lagi di tahun ini adalah relatif sesuai dengan ekspektasi dan hal ini sangat mengurangi ketidakpastian yang ada. Kami masih optimis terhadap IHSG di tahun ini ditopang oleh harga komoditas yang lebih baik dan berlanjutnya proyek infrastruktur pemerintah. Kenaikan rating oleh S&P juga bisa menjadi katalis, apabila terjadi.

 

The Fed menaikkan suku bunga sesuai ekspektasi. The Fed pada pertemuan FOMC kemarin menaikkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 0,75-1,00% sesuai ekspektasi pasar. Disinyalkan pula rencana kenaikan suku bunga sebanyak 2 kali lagi di tahun ini, kemungkinan di bulan Juni dan Desember. Pasar tenaga kerja yang membaik, perekonomian yang terus tumbuh, serta inflasi yang meningkat diperkirakan akan mendukung rencana kenaikan Fed rate tersebut.

 

Rencana the Fed sudah lebih jelas.  Setelah pengumuman kenaikan suku bunga itu, indeks dolar AS melemah dan harga sejumlah komoditas naik, memperlihatkan bahwa kenaikan tersebut relatif sudah difaktorkan oleh pasar. Rencana kenaikan suku bunga di tahun ini sudah jauh lebih jelas dan menghilangkan ketidakpastian yang selama ini menekan pasar. Bursa global menguat setelah kejadian tersebut (DJI:+0,5%, S&P500:+0,8%, EIDO:+1,9%),

 

Sejumlah faktor lain dapat mewarnai IHSG. Beberapa faktor lain yang dapat mewarnai pergerakan IHSG ke depannya adalah dinamika politik dalam negeri menjelang pilgub DKI putaran kedua, masa pelaporan kinerja dan pembagian dividen emiten ,serta kemungkinan kenaikan rating Indonesia oleh S&P menjadi investment grade.

 

 

Highlights

 

  • BNLI:Rights issue dan restrukturisasi hutang
  • TBLA: Kinerja FY’16 inline dengan konsensus
  • ISAT: Anggarkan capex Rp 6 triliun; Moody’s mempertahankan rating kredit, Fitch menaikkan
  • JSMR:JORR II kembali dilanjutkan
  • INTP: Laba bersih 2016 turun 11% yoy
  • BBNI: Membagikan dividen
  • WINS: Result FY16 di bawah estimasi
  • ADHI: Anggarkan Rp3.5tn
  • KLBF: Membagikan dividen
  • CTRA: Luncurkan klaster baru
  • BNLI: Menambah modal dan menangani NPL
  • BMRI: Menaikkan dividen
  • Plantation: Ekspor Olahan CPO terus digenjot
  • SRIL: Mencapai Target Pertumbuhan Penjualan
  • ISAT: Laba bersih 2016 di atas estimasi, tercatat positif Rp 1,1 triliun
Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *